Pemulangan Jamaah Haji Kukar Dibagi Dua Kloter, Seluruh Jamaah Dilaporkan Sehat
Ilustrasi kepulangan jamaah haji.
POSKOTAKALTIMNEWS, KUKAR: Pemulangan jamaah haji asal Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) tahun ini akan dilakukan dalam dua kelompok terbang (kloter).
Menjelang berakhirnya seluruh rangkaian ibadah di Tanah Suci, kabar menggembirakan datang dari para jamaah yang dilaporkan dalam kondisi sehat dan siap kembali ke kampung halaman.
Setelah menjalani perjalanan spiritual selama beberapa pekan di Arab Saudi, para jamaah dijadwalkan kembali secara bertahap.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kukar, Norjali, mengatakan pemulangan jamaah akan dibagi dalam dua kloter, yakni Kloter 6 dan Kloter 15.
Menurutnya, seluruh persiapan telah dilakukan agar proses kepulangan berjalan sesuai jadwal.
“Tentunya semua stakeholder yang berkaitan dengan tim fasilitasi pemulangan jamaah haji dari pemerintah daerah siap membantu pemulangan jamaah haji Kukar,” ujarnya saat di hubungi pada Jumat (12/6/2026).
Norjali menjelaskan, Kloter 6 yang terdiri dari 151 jamaah dijadwalkan tiba di Embarkasi Balikpapan pada 15 Juni 2026 pukul 03.40 WITA.
Setelah menyelesaikan proses penerimaan di embarkasi, jamaah diperkirakan tiba di Masjid Agung Sultan Sulaiman Tenggarong sekitar pukul 10.30 WITA.
Sementara itu, sebanyak 115 jamaah yang tergabung dalam Kloter 15 akan tiba di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan pada 28 Juni 2026 pukul 13.40 WITA.
Selanjutnya mereka akan melanjutkan perjalanan menuju Tenggarong setelah menyelesaikan seluruh tahapan yang telah ditentukan.
Selain kesiapan teknis pemulangan, kondisi kesehatan jamaah juga menjadi perhatian utama. Berdasarkan laporan yang diterima dari petugas yang mendampingi jamaah di Tanah Suci, seluruh jamaah asal Kukar saat ini berada dalam kondisi yang baik.
“Alhamdulillah sehat semua. Jamaah-jamaah haji kita terkonfirmasi dari ketua kloter dan beberapa ketua rombongan serta ketua regu, konfirmasinya semua dalam keadaan sehat sampai saat ini,” kata dia.
Ia mengungkapkan bahwa pada awal pelaksanaan ibadah sempat terdapat beberapa jamaah yang mengalami gangguan kesehatan.
Namun, lanjutnya, kondisi tersebut tidak berlangsung lama dan seluruh jamaah dapat kembali menjalankan aktivitas ibadah sebagaimana mestinya.
Menurut Norjali, berbagai kebutuhan penunjang untuk kepulangan jamaah juga telah dipersiapkan jauh hari.
Koordinasi dilakukan dengan sejumlah instansi untuk memastikan perjalanan dari Balikpapan menuju Kukar berlangsung aman, tertib, dan nyaman bagi para jamaah.
“Insyaallah sudah disiapkan dengan tim fasilitasi pemberangkatan dan pemulangan jamaah. Bus-bus sudah disiapkan, dan dari Kepolisian serta Dinas Perhubungan juga membantu mengawal pemulangan jamaah,” tuturnya.
Dengan kondisi jamaah yang terpantau sehat dan dukungan penuh dari berbagai pihak, Kemenhaj Kukar optimistis proses kepulangan dapat berlangsung tanpa kendala berarti.
Norjali berharap seluruh jamaah dapat kembali berkumpul dengan keluarga dalam keadaan sehat setelah menuntaskan ibadah haji.
“Kami
berharap seluruh jamaah dapat kembali ke Kutai Kartanegara dengan selamat,
sehat, dan membawa predikat haji yang mabrur setelah menyelesaikan seluruh
rangkaian ibadah di Tanah Suci,” pungkasnya. (Kriz)